by Gita Savitri Devi

6/17/2015

A Thousand Words

Mungkin ada beribu kata di otak gue sekarang. Nggak tau mana yang harus gue tulis duluan dan mana yang mesti gue simpan rapat-rapat. Gue sekarang lagi banyak pikiran. Pikiran-pikiran ini udah lalu-lalang di kepala gue berbulan-bulan dan makin lama gue makin nggak nyaman. Karena gue nggak tau gue harus cerita mulai dari mana, gue kasih tau aja dulu efek sampingnya ke diri gue. Gue jadi makin males kenal sama orang. Manusia itu egois, jahat, tega, palsu. Gue nggak bilang semua manusia itu palsu, tapi 80% dari manusia yang gue temuin mukanya dua, bahkan tiga. People are so fake and I hate people. I know "hate" is a strong word and I choose to use it. I hate people.

Gue nggak tau apakah gue harus menyalahkan diri gue, karena memilih untuk menunjukkan image yang unapproachable, unfriendly, dan dingin setiap kali gue berinteraksi sama orang-orang yang gue kenal. That's just how I choose to show. Faktanya sifat-sifat itu bukan sifat gue yang sebenernya. I know that, my parents know that, my closest friends know that, my sister and my boyfriend know that, too. Atau apakah gue harus menyalahkan diri gue yang faktanya adalah seorang introvert? Who doesn't like small talks and only like real conversation, who intensively values the few friends I have, who's perfectly comfortable being on my own and who craves a sincere connection? Does that make me look unapproachable? not friendly? not cool? Does that mean I hate people? Does that mean I hate you? No, smarty-pants, no. But I will hate you if you talk behind my back as if you were an expert in Gita-Area. Gue tau gimana bertahun-tahun gue selalu menunjukkan seakan-akan gue adalah orang yang suka marah-marah dan galak. The fact is, orang lain ternyata sama kayak gue. Sama-sama punya batas sabar, sama-sama bisa marah. They can also be annoyed. Bedanya adalah gue selalu bilang kalo gue dibikin kesel, sementara mereka cuma bisa menggerutu di kepala mereka sendiri atau lebih parah, menggerutu di belakang. Can't you just accept the fact that everyone is different?

I hate people, because they easily judge me for no reason. Oh, wait. Maybe because they realize they are just madesu humanbeings and I am more awesome than them. Am I right? What? You call it narcissism? I call it fact. Terkadang suka dateng hate comments ditujukan ke Ask.fm gue dan obviously si pengirim nggak ngasih identitas. Ada yang bilang gue terlalu belagu lah makanya gue dijauhin sama temen-temen di Jerman. Dude, do your research first. Mungkin karena gue nggak pernah foto-foto sama temen-temen gue di Jerman kali ya? Mungkin juga karena gue nggak pernah upload foto gue bareng-bareng temen gue di Path atau Instagram? Ada juga yang bilang gue sok alim, sok bijak, sok apapun. Dear Anon, let's be friends and you will see my true color. Kalo lo cuma suka hura-hura dan cuma suka ngomongin yang nggak penting, indeed lo emang nggak bakal ngerasa cocok sama gue. Because I don't like hura-hura, ketawa-ketiwi nggak ada juntrungan. Karena itu cuma ngebuang-buang waktu gue doang.

And there came another gossip (kayaknya gue hits banget ya di Berlin? Orang-orang pada ngomongin hidup gue mulu soalnya). Banyak orang (you see there? banyak) menganggap gue memaksa Paul untuk pindah agama. Kenapa? Soalnya mereka liat perubahan gue yang sekarang kayaknya religius banget dan bahkan gue sekarang udah pake kerudung. "Eh gue denger-denger Paul pindah agama? Pasti dipaksa deh sama si Gita! Doi kan sekarang kayak yang islam-islam banget gitu. Terus lo tau kan si Paul yang kalem-kalem nurut doang, sementara Gita orangnya galak." Let me tell you, para manusia-manusia, go get a life. Kalo Paul pindah agama, itu gara-gara gue? Kalo Paul sekarang finally bisa make akal-pikiran dia dan figured out this whole religion thing, itu gara-gara gue juga? Mentang-mentang lo ngeliat gue galak, terus lo pikir gue tiap hari marah-marahin dan maksa-maksa Paul buat pindah agama gitu? Is is rude to ask how low your IQ is? Pernah nggak kalian mikir efek apa yang bisa kalian kasih ke orang yang kalian ghibahin ini? Pernah? Apa orang yang lo anggep galak ini, yang lo anggep suka marah-marah ini, nggak punya hati, nggak bisa tersinggung, dan nggak bisa sedih ngedenger omongan lo? Terus sekarang lo officially udah bikin gue bener-bener speechless, marah besar, kecewa besar, sedih, semua perasaan campur aduk. Sekarang apa yang lo rasain? Seneng kah? Puas kah? Gembira kah akhirnya bisa bikin gue tersinggung? What does it make you feel? I know what these all make me feel. I feel like I cannot even trust anyone anymore. I am utterly disgusted by how you literally greeted me whenever we met, how you smiled at me, but you actually talked real bad about me, my life and even my boyfriend. Well, you know what? I'm done knowing you. You should be ashamed of yourself. You came all the way from Indonesia to Germany, tapi nggak satu pun dari diri lo yang berubah jadi baik. Apa lo nggak ada rasa malu? If you are really really really curious about this, why don't you just ask me? I am pretty sure you have my Facebook or even my WhatsApp. Daripada berlagak kayak detektif dan bikin deduction konyol?

Pastinya beberapa dari manusia-manusia ini laporan lah ke Indonesia. Apalagi sih emang yang bakal mereka lakuin selain ini? Too obvious. What is now the aftereffect? The worst you can imagine. Of course it affects Paul, it affects me and my life. It affects us MENTALLY. Do you have any thoughts in mind how I'm feeling right now? I'm feeling no freedom. I have to watch out my mouth, use my social media very carefully, and of course I'm feeling imprisoned in my own life, which is pathetic. I can't really do anything right now, soalnya kalo-kalo gue salah bertindak, gue bisa terjebak sendiri, bisa diserang lagi. You know how haters can alway find your mistake and point their fingers at you again? Gue curhat ke Paul, "Aku sebenernya marah banget, marahh banget. Seandainya ini terjadi sewaktu aku belom berubah. Aku yakin udah aku samperin setiap orang yang ngomongin dan yang ngaduin.". Pada kenyataannya gue nggak ngapa-ngapain. Gue cuma diem aja. Well, gue curhat di Blog sih. At least gue nggak nyebut nama siapa-siapa aja orang ini. Gue merasa itu nggak akan menyelesaikan masalah, bahkan malah memperburuk suasana. Karena kalau mereka beneran gue samperin, cerita tentang gue maksa-maksa yang mereka buat itu seakan-akan beneran. Soalnya gue marah-marah ke mereka. Logika mereka adalah "Ya kalo itu nggak bener, ngapain lo marah?". Sigh... Bless you and your family. I can't curse and I won't.

I feel somehow lonely, because I know I'm gonna go through this alone. But I have to look at the positive side although it's so hard. Kayaknya ini adalah cobaan yang dikasih buat gue dan Paul. Kami udah hijrah, sekarang saatnya kami diuji supaya kami bisa jadi orang-orang mukmin. It feels like we've lost any hope, but Allah promises us that hardship comes with ease and the help of Allah is near. Paul, I know you won't read this. But I just wanna tell you that we can go through this. You are strong and your strength makes me stronger. You've showed me how brave you are. Words can't explain how proud I am of you. Maybe people say you're weak. But I know they have no idea. The road of Allah is surely not easy. We are now going through the hardest time of our lives yet. It's hard, but it's worth it. I feel somehow special and thankful, because He's now giving us chance to be better individuals. We've come so far, we've changed a lot from that to this. We've changed our path. We just need to keep reminding ourselves that with the first step in Jannah we will forget it all. Allah sees all. He sees all.




Share:

47 comments

  1. They're just comment something bad bout you, without thinking how bad they are. Be patient kak, because Allah more than know how you really are.

    ReplyDelete
  2. They're just comment something bad bout you, without thinking how bad they are. Be patient kak, because Allah more than know how you really are.

    ReplyDelete
  3. Allah yang lebih tau kok kak :) sebanyak-banyak nya orang yang jahat ataupun nggak suka ke kakak, masih jauh lebih banyak teramat banya orang yang sayang sama kak gita :)

    I really think that i have same thought with all of your mind which you tell in your blog. really. I know your feeling now. because i've feel too. but trust me kak, Allah knows you more and more than anything in this world :)

    hehe salam kenal kak ,,, jujur aku speechless bacanya ... La Tahzan kak, innallaha ma 'anna :) :) :)

    ReplyDelete
  4. Hallo Kak Gita. Sorry kalo sok kenal atau apa. But I'm happy to know, kalo kakak udah berhijab. Semoga lebih baik yaaaa.
    Semangat kak :)

    ReplyDelete
  5. people are sucks, but sometimes. ini adalah ujian baru untuk kak gita dan kak paul. jujur aku terharu bacanya. semoga kak gita & kak paul selalu diberi kesabaran, seiring waktu berjalan kak gita pasti akan sadar, seberapa berartinya kejadian-kejadian seperti ini. Allah itu adil kak, percaya deh. Aku cuma titip saran aja untuk kak gita dapat optimis dalam menjalani tiap hal, mungkin akan membuat kehidupan kak gita better daripada terus cemberut gitu. :)

    ReplyDelete
  6. Wah kok pikirannya sama ya sama gw, jangan" kita jodoh LOL. Bener banget sih cara lo langsung ngmong to the point kalo ada sesuatu yang ga lo suka, but there's something you should learn more, ini tentang bagaiman cara kita nyampein pendapat, may be ada atau banyak orng yg ga suka di complain didepan umum, di complain dengan sinis, di complain abis itu merasa dijauhin, di complain tanpa solusi, di complain dengan kata2 yg nusuk yang akhirnya mereka kesel ma kita and ready to slash their knife to our back, jadi intinya tinggal kita belajar menyampaikan sesuatu yg baik dengn cara yang baik maybe :) emng sulit tapi kita harus belajar bukan? Inget aja cara nabi Muhammad sebelum bertindak ke seseorang Dia psti berusaha membayangkan gimana kalau saya jadi dia..terkadang sosial bisa lebih rumit dari perhitungan secara empiris karna yg digunakan itu hati + logic.. btw lo tu pinter,  muslim, hijab, and cantik yaa :) lanjutkan

    ReplyDelete
  7. Gita, sing sabaaar.. semoga selalu dibukakan jalan yang lapang oleh Alloh SWT buat kamu dan Paul :')

    ReplyDelete
  8. sabar ya git..aku yakin kamu kuat kok..
    aku pun kalo digituin ga sekuat kamu

    ReplyDelete
  9. Hi there.
    Woles aja kak. Haters will say you can't swim when they see you walking on the water! Gw juga pernah ngalamin rasa kayak gini. Apapun yg lo lakuin atau ucapkan, orang lain pasti ada komentar/reaksi. Dan itu sesuatu yg normal dan wajar di kehidupan sosial. Namanya orang bebas beropini kan. Jadi yg paling gampang, sikap kita ya woles aja. Mikirin komentar orang cuma buang waktu dan energi sist! Gw sampe pada tahap males maen path karena ngapain gw tau urusan orang dan orang tau urusan gw. Askfm gw gak main sih, tp keknya lo cabs aja deh dari socmed itu. Kalo instagram boleh lah karena itu cuma showing passion gw aja di photography. *just my two cents*
    Well, good luck kak. It's so blessful to see you on hijab now. Kalo cowo nya uda gak jelas, update2 blog nya ya *kode* hahaha

    ReplyDelete
  10. sabar kak. makin tinggi pohon makin besar angin yang nimpa. makin berat cobaan yg kita hadapi berarti sebentar lagi Allah bakal meninggikan derajat kita. dan aku yakin kak gita udah ngerti ini semua, aku cuma mau kasih support. seenggaknya masih ada banyak orang yg peduli sama kakak, bangga sama perubahan yg kakak lakuin. semoga istiqomah aamiin

    ReplyDelete
  11. Tak ada yang namanya sahabat..., mereka hanyalah manusia berwajah ramah. pekerjaan Mereka hanyalah mengganggu waktu orang

    ReplyDelete
  12. Hai Gita!
    do you know that what others thinking about you is none of your business? :)
    Lo ga bisa nutupin mulut mereka satu-satu pake tangan lo yang cuman dua. Tapi lo bisa nutup kedua kuping lo dan jalanin hidup seperti biasa.
    Haters gonna be hate. Tapi jangam benci orang2 yang membenci lo. Karna apa? Karna mereka juga tempat kita buat introspeksi diri.

    Hidupkan kaya "angry bird" pas lagi jatoh ada aja babi yang ngetawain :)

    So why are you waste your time thinking about them? Yang sebenrnya ada ga ada mereka hidup lo bakal baik baik ajakan? :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haii,izin screenshoot ya. Hehe
      Bagus kata-katanya,enak buat nyindir. Huehehe

      Delete
    2. ahahaha ngakak, true story banget

      Delete
  13. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  14. Hai gitaaa! Sebagai pembaca setia blog ini, seneng akhirnya gita nulis lagi *ketawan deh suka ngepoin*. Btw suka banget sama tulisan-tulisan kamu yang jujur, jadi termotivasi juga karena aku kebanyakan mikir kalo mau ngeblog karena takut salah-salah milih kata, eh orang kesinggung... *jadi curhat*
    Keep sabr dan tetep berprestasi aja ya gita! Allah beserta orang-orang sabar.. :))

    p.s: barusan liat youtubers malaysia berkerudung namanya putreeo, mirip banget kamuuuu..

    ReplyDelete
  15. I know those of all are really hard for u. But, lets be the husnudzon one.
    Alhamdulillaah, aku bsa dpt bnyak moral value dr apa yang kak gita sampein, utamanya "think ur word before u spit em out."
    Yaaa, semoga kita2 (pemuda yang terinspirasi Kak Gita) ini nerapin yang baik2. Aamiin!:)xxx

    ReplyDelete
  16. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  17. I'm just blogwalking and read your old post. I, myself is a catholic. My husband is a moslem. We have a son together. Well, aku cuma mau bilang. Setiap orang punya perjalanan spiritual masing2, agama tidak bisa dipaksakan dan apa yang cocok untuk kita belum tentu cocok untuk orang lain. Orang akan berkomentar apapun yang kita lakukan. Mau itu di depan atau di belakang kita pun. Kita nggak bisa mengontrol, karena itu resiko jadi makhluk sosial. Pernikahan saya pun sering diomongkan karena memang "beda". Tapi menghindari juga bukan jawaban, untuk perubahan sebesar itu, orang terdekat terutama keluarga juga harus didekati terus dengan hati. Pada akhirnya sih setelah komunikasi terus menerus keluarga besar saya dan suami sudah biasa saja, karena melihat ternyata kami juga baik2 saja. It took a lot of patience. But you know what, just live ur life well, do good and people will start to silence. Untuk Paul ya semoga lebih mendapat kedamaian dan menjadi pribadi lebih baik. :)

    ReplyDelete
  18. Assalamualaikum Gita,

    Entah kamu sempat baca komen saya atau ga. Intinya saya cuma mau bilang, I love your positiveness! Walau mungkin saya hanya tahu porsi kecil perjalanan hidup yang kamu tapi rasanya semuanya ini encouraging banget buat saya secara personal.

    Sejak akhir tahun kemarin, saya ga sengaja nyasar ke vlog dan berlanjut ke blog kamu beberapa minggu ini.

    Terima kasih sudah menginspirasi saya selama berada di tempat asing ini. Selama beberapa tahun kedepan mungkin aja kita bisa ketemu tanpa sengaja, tapi saya ga yakin berani nyapa kamu :)

    Pegang terus talimu, Git. Semoga kamu dan Paul bisa saling menguatkan.



    Salam,
    Saudari seimanmu

    ReplyDelete
  19. Hallo kak Gita, terharu banget baca bagian akhir. btw, makasih yaa kak Gita udah menginspirasi aku😊

    ReplyDelete
  20. Hallo,Gita. I am new in your blog, and I found a strength to againts people like people I talked in my life. Thanks for inspiring me. Hikmah dari kejadian itu bikin you could inspire people out there. Kalo2 ngadapin perihal yang sama yang kamu alamin. Hamasah,Gita

    ReplyDelete
  21. Hallo,Gita. I am new in your blog, and I found a strength to againts people like people I talked in my life. Thanks for inspiring me. Hikmah dari kejadian itu bikin you could inspire people out there. Kalo2 ngadapin perihal yang sama yang kamu alamin. Hamasah,Gita

    ReplyDelete
  22. Salam. Semoga Allah pertemukan dengan orang-orang shalih, orang-orang yang sungguh-subgguh mencintai Allah. Bertemu dan bersahabat hingga ke jannah-Nya. #doa

    ReplyDelete
  23. Assalamualaikum Kak Git. Astaghfirullah yg sabar ya Kak. InsyaAllah aku percaya kok Kak, gak ada paksa2an, soalnya di Islam kita diajarin tidak ada paksaan dalam beragama, bahkan Islam itu rahmatan lil alamin... Rahmat untuk semua. Zaman Nabi yg non muslim malah dirangkul. Di sejarah jg walaupun ada zaman kelam di salah satu negara Muslim dipaksa pindah agama, tp kita kan gak boleh bales tetep diajarinnya untukmu agamamu dan untukku agamaku. Hiiih emng kadang ada org yg cobaan bgt. Bener kata kakak Allah Maha Melihat... "...Dan kami jadikan sebahagian kamu cobaan bagi sebahagian yang lain. Maukah kamu bersabar?; dan adalah Tuhanmu maha Melihat..." (25:20)

    Semoga Allah senantiasa bantuin kita ya Kak. Aamiin ya Rabb.

    ReplyDelete
  24. Kak, sabar ya.. klo makin di ladenin haters tuh gada hentinya.. aku jg dikelas tuh ada yng gasuka, padahal aku gk pernah apa2in dia.. mungkin it's because she's jealous of me.. aku yng cmn anak sma jg gitu..
    apalagi kaka yng udh jelas terkenal dan public figure pula..
    And I think, some of your haters are the one who wanna get close to you (be friends with you) but can't..
    Sabar kak.. I think they like seeing you being mad, well don't even bother because they're just a trash that shouldn't even be picked up, so cheer up kakk!! ❤️

    ReplyDelete
  25. Hi kak! Baru baca postingan kakak yg ini. Aku udah lama ngikutin vlog kakak tp baru2 ini aja baca2 blog kakak karena disaranin temen. Dan ternyataa setelah baca lumayan banyak postingan kaka dari tahun2 yg awal, aku baru liat the other side of gitasav. Yg di vlog kayanya hidupnya seneng2 aja gt, menginspirasi mah pasti tp gak keliatan kalo ternyata kak gita jg punya byk masalah, kyk aku aja gt remaja biasa hehe. Mulai dr masalah drama2 pertemanan, fake friends yg baik di depan ngejudge dibelakang, and others. Gak nyangka aja ternyata seorang gitasav jg pernah di treat badly sm temen2nya (atau gapantes disebut temen (?)). Dan setelah baca postingan ini lebih2 lagi aku ganyangka ternyata kak gita dan kak paul prnh di titik seterpuruk ini, dmn rasanya udh susah bgt buat percaya sm org2. Emg sih kak disaat kita berbeda dr yg lain, org lain ngerasanya tuh kita salah aja, padahal mereka gatau-tau bgt kita aslinya gmn. Mereka cm bisa lgsg nyimpulin dr apa yg mereka kira/lihat aja. Semangat jd org yg lbh baik dan membawa kebaikan utk org2 kak! Jgn lepasin kak paulnya, kalian udh byk ngelewatin ups and downs bareng hehe. Ku doakan yg terbaik buat kak gita dan kak paul❤

    ReplyDelete
  26. Hai, gue telat banget pasti buat nanggepin tulisan lo ini tapi yang jelas, i feel you. Gue juga sering ngerasa kayak gitu buat masalah lainnya hanya karena gue galak, jutek, dll. Hanya karena emang gue ngga terlalu suka rame-rame sama orang yang gue ga interest dan ngga terlalu deket, orang-orang kadang ngecap gue introvert level 100000. Tapi seneng rasanya kalo tau ada orang yang seenggaknya punya pengalaman sama yang ngebuat gue mikir "At least i'm not alone."
    Tetep semangat kak Git:)
    May Allah bless you and your boyfriend

    ReplyDelete
  27. Hai kak gita :)
    tetep istiqomah kak gita & kak paul
    waktu awal2 aku coba lebih kenal & memahami apa itu Islam juga mengalami banyak cobaan kok kak
    tapi percaya aja kak dibalik cobaan itu Allah mau ngasih kita sesuatu yg mungkin kita ga minta but Allah know we need this buat memperkuat iman kita :)
    Semangat kak gita & kak paul

    ReplyDelete
  28. menarik banget, semua orang punya batas kesabaran.
    yah, inilah kita manusia dengan berbagai pikiran.
    tetap semangat kagita :)

    ReplyDelete
  29. sama kayak yang sekarang-sekarang ini di alamin sih kak, tapi ya alhamdulillah masih bisa sabar dan berdoa aja semoga mereka dikasih petunjuk so they'll not say something bad about others people

    ReplyDelete
  30. Hai Git,
    Gue sejak setahun yang lalu ngga sengaja menemukan vlog lu, lalu gue mulai mengikuti vlog lu, nonton cooliyah (dari awal) walau udah basi sih.
    Andai gue nonton cooliyah dari beberapa tahun sebelumnya mungkin gue decide to study abroad.
    Gue seneng aja sama karakter lu, ditambah lu jago nyanyi, pinter, dan nyeni banget. Seneng banget apalagi kalo udah duet sama Paul. Mantep.
    Sukses buat seandainya yaaa.
    Sekarang mah udah populer, selebgram yeeah.

    Tapi dibalik itu, gue awalnya ya kecewa sama Paul, tapi gue ngga nyalahin siapa-siapa, setelah gue pikir ya itu keputusan balik lagi ke personal. Tapi gue juga lahir dari keluarga yang sesuku sama Paul. Pasti sulit bagi Paul untuk mengatakan semuanya ke orangtuanya dan keluarga besarnya, semoga ga dicoret dari keluarga ya dia, hehe. Ga mungkin juga sih. Semoga keluarganya juga support.
    Anw, paul marganya apa sih? Partohap itu marga emang? Hehehe

    No hurt feeling ya git, just saying aja kok.

    Sukses both of you, ditunggu gebrakannya :)

    ReplyDelete
  31. Hai kak! Gue emang baru kenal kakak itupun dari youtube. I ship you, i never ship anyone as this much before (right after my parent of course). I'll pray the best for both of you. Pokoknya gue terharu banget ama apa yang kakak tulis terlebih lagi ama apa yang udah kalian lalui sampe sejauh ini, gue tau gak mudah dan gue juga belum pernah rasain but you are strong kak! You both are!

    See, gue baca ini di tahun 2017 which is udah 2 tahun lalu. But Amiin Allahumma Amiin for all of your prays, all the best for you kak!

    ReplyDelete
  32. Allah Sang Sempurna punya 99 nama dan sifat kenalilah,terlampir dalam Al-qurah, terejawantahkan dan terrefleksikan oleh makhluknya Rasul Nabi Muhammad S.A.W. Sungguh Allah, al-quran dan nabi muhammad tidak galak dan tidak lemah, tidak jahat dan tidak semena mena tapi pas adil dan sempurna, itulah bagi orang orang yang berfikir.

    ReplyDelete
  33. Semangat kak gitaa... be yourself. Do the best. Positive thinking and selalu bersyukur.

    ReplyDelete
  34. Kasian aja perasaan orang tua nya.. Diajarkan, dididik dirawat sampe jadi orang sukses seperti sekarang, trus karna udah gede ketemu perempuan yang sebenernya bukan siapa-siapa trus "pindah"... Tapi gue yakin suatu hari dia balik sama Tuhan nya, Amin :)

    ReplyDelete
  35. MasyaAllah, nangis bacanya masa😭. Allah Yuftah 'Alaikum, kak🙏 Aamiin. Fadzkurullah, Fadzkurulakum😊😊

    ReplyDelete
  36. kak aku nangis bgt baca ini, terus semangat ya kak! 😭😂😊

    ReplyDelete
  37. Udah telat banget gue bacanye ya ka, udeh 2 tahun berlalu broh. Kalo gue bilang yang sabar ka, pasti pada dasarnya elu udah berusaha sabar. Emang aja indonesia people sukanya nge ghibah. Which is ngga ada untungya juga ngorek2 kejelekan orang laen, emang rata2 orang indonesia itu lebih nonjolin betapa wawnya diri mereka, padahal mah otak aja masih di dengkul ckck. Tulisan lu bener semua ka, gue dukung lu. Kalo ngadepin haters mah ngga ada habisnya. Dasar aja kids indonesia jaman now, pada edan😂 yang ngga bener dijadiin panutan, malah yang bener dihujat2. Hwaiting ka git, Allah tidak akan memberikan cobaan diluar batas kemampuan umatnya. Jielah kata-kata gue wkw😂 sarangek❤

    ReplyDelete
  38. Halo Kak Gita,.
    Tahu kk baru dua hari ini, dan itu lwt video ulang tahun yg diunggah tetehku di akun instagramnya buat pacarnya yg backsoundnya itu lagu Kak Gita sm Kak Paul yg lagu untuk gita. Jujur pas dengar lagu itu, langsung jatuh cinta bgt. Pikir aku itu pas dgr lagunya, ini nih org nya nyanyi pake hati banget, ah feelnya berasa aku yg dinyayiin sm seseorang yg slalu ada buat aku, slalu support aku. Nah dari situ, langsung deh search di google lagunya siapa sih? Dan skalian nyari biodata kk hehe. Dan pas tahu, trus baca tulisan kk yg kuliah di jerman dan tulisan yg ini. Aku seneng sm kakak, aku bangga sm kakak, gak tahu kenapa senang aja sm kk, baca tulisan kk seakan akan buat aku jadi lbh berani aja sm tindakan yg akan aku ambil, buat aku percaya bahwa semua yg diimpikan itu pasti bisa jadi nyata asal berusaha. Iya aku tahu kok, aku telat bgt baca tulisan ini, aku gk akan nyuruh kk buat sabar, krn pasti telat bgt yak hehe, aku mau malah mau nyuruh kk makin update aja trus, buat mereka yg ngejudge kk malah mikir "kok dia msh santai santai aja sih, msh bahagia bahagia aja sih?" Dan so pasti org yg ngejudge kk yg ngeliat kk makin bahagia akan judge yg Astagfirullah itu makin gk tenang idupnya wkwk. Udh kepanjangan bgt ya. Hmm I want say that I hope we can meet someday Kak Gita.

    ReplyDelete
  39. Halo Kak Gita,.
    Tahu kk baru dua hari ini, dan itu lwt video ulang tahun yg diunggah tetehku di akun instagramnya buat pacarnya yg backsoundnya itu lagu Kak Gita sm Kak Paul yg lagu untuk gita. Jujur pas dengar lagu itu, langsung jatuh cinta bgt. Pikir aku itu pas dgr lagunya, ini nih org nya nyanyi pake hati banget, ah feelnya berasa aku yg dinyayiin sm seseorang yg slalu ada buat aku, slalu support aku. Nah dari situ, langsung deh search di google lagunya siapa sih? Dan skalian nyari biodata kk hehe. Dan pas tahu, trus baca tulisan kk yg kuliah di jerman dan tulisan yg ini. Aku seneng sm kakak, aku bangga sm kakak, gak tahu kenapa senang aja sm kk, baca tulisan kk seakan akan buat aku jadi lbh berani aja sm tindakan yg akan aku ambil, buat aku percaya bahwa semua yg diimpikan itu pasti bisa jadi nyata asal berusaha. Iya aku tahu kok, aku telat bgt baca tulisan ini, aku gk akan nyuruh kk buat sabar, krn pasti telat bgt yak hehe, aku mau malah mau nyuruh kk makin update aja trus, buat mereka yg ngejudge kk malah mikir "kok dia msh santai santai aja sih, msh bahagia bahagia aja sih?" Dan so pasti org yg ngejudge kk yg ngeliat kk makin bahagia akan judge yg Astagfirullah itu makin gk tenang idupnya wkwk. Udh kepanjangan bgt ya. Hmm I want say that I hope we can meet someday Kak Gita.

    ReplyDelete
  40. Git,
    Gue baru ngeh loe akhir2 ini. Semingguan ini gue liat2 youtube loe, stalking, kepoin loe. Bahkan paul juga.
    Gue sependapat dg pemikiran2 loe. Gue suka cara pikir loe. Karakter loe. Berkarya terus. Gue yakin karya2 loe pasti baik2 dan positif. Dan anak muda yang sebenernya itu ya memang harus seperti loe. Pintar iya. Idealis iya. Pokoknya gue suka apa yang ada didiri loe. Tetep jadi diri loe sendiri. Loe mewakili anak muda bagaimana seharusnya. Loe patut dicontoh menurut gue. Terimakasih banyak gue banyak belajar dari loe.
    Jangan lupa jaga kesehatan... selalu menyebarkan positivitu. Semoga segala kebaikan dan keberkahan selalu menyertai loe, Git 🙏😇

    ReplyDelete
  41. aq baca ini kok terharu ya....


    gita ma bang parto....you did great

    doa tulus dari guwe....semoga Allah meridhoi kalian berdua berjodoh di dunia sampai ke syurga...insyaallah

    ReplyDelete

Show your respect and no rude comment,please.

Blog Design Created by pipdig